Kamis, 10 November 2016

Tips Merawat Kecantikan Dengan Baking Soda yang Mudah Namun Efektif

Tips Merawat Kecantikan Dengan Baking Soda yang Mudah Namun Efektif
Duniainformasikesehatan.com - Tips merawat kecantikan dengan baking soda sebenarnya tidaklah sulit dilakukan. Selain itu, baking soda juga ternyata memiliki banyak manfaat lain untuk kecantikan tubuh. Hanya saja memang tidak banyak orang yang mengetahui hal ini, dan cenderung memilih perawatan kecantikan dengan beragam produk kosmetik yang banyak dijual di pasaran saat ini.

Padahal penggunaan baking soda untuk perawatan kecantikan ini terhitung aman dan juga sangat mudah dilakukan. Terlebih baking soda sendiri sangat mudah ditemukan di lingkungan sekitar kita. Penasaran dengan cara perawatan kecantikan menggunakan baking soda tersebut? Inilah beberapa tips merawat kecantikan dengan baking soda yang dapat kita perhatikan bersama.

Menghaluskan Kuku

Untuk merawat kuku agar tampak lebih cantik dan halus tentu tak harus selalu dilakukan di salon dengan metode menicure dan pedicure. Akan tetapi dapat menggunakan baking soda untuk dijadikan scrub. Caranya yakni membuat campuran baking soda dan air dengan perbandingan 1:3 hingga berubah seperti pasta. Gosokan scrub tersebut pada permukaan kuku dengan gerakan melingkar secara perlahan hingga permukaannya terasa halus, lalu bilas dan bersihkan.

Baca Juga : 9 Penyebab Meningkatnya Kadar Gula Darah

Menghaluskan Kulit Kaki

Selain dapat menghaluskan kuku, baking soda juga dapat digunakan untuk menghaluskan kulit kaki. Caranya yakni membuat campuran air hangat dengan baking soda dengan perbandingan 3:1 dan aduk hingga merata. Setelah itu, rendamkan kaki pada larutan bakign soda tersebut selama kurang lebih 10 menit. Gosok perlahan, kemudian angkat dan oleskan krim pelembab kulit pada kaki Anda. Bungkus dengan handuk hangat dan diamkan selama 10 menit.

Menghaluskan Kulit Wajah

Penggunaan scrub baking soda pada wajah ini diyakini mampu mengangkat sel kulit mati dan membuat kulit wajah lebih halus. Hanya saja sebaiknya cara ini tidak digunakan oleh Anda yang memiliki jenis kulit sensitif agar tidak terjadi iritasi kulit. Caranya yakni membuat campuran baking soda dan air dengan perbandingan 3:1. Oles dan gosokan perlahan pada kulit wajah dengan gerakan memutar hingga beberapa saat. Lalu bilas dan bersihkan wajah.

Menghaluskan Kulit Tubuh

Tentunya tidak hanya dapat mengangkat sel kulit mati pada wajah saja, scrub baking soda juga dapat digunakan untuk menghaluskan kulit tubuh. Caranya pun sama, yakni membuat campuran baking soda dan air dengan perbandingan 3:1. Setelah itu, oles dan gosokan pada seluruh kulit tubuh secara perlahan dan merata. Teakhir, lanjutkan mandi untuk membersihkan scrub baking soda tersebut. Cara ini juga sebaiknya dihindari oleh Anda yang memiliki tipe kulit sensitif.

Baca Juga : Jangan Abaikan 7 Tanda Terjadinya Kerusakan Saraf Pada Tubuh Berikut Ini!

Memutihkan Gigi

Salah satu manfaat lain baking soda untuk kecantikan adalah dapat memutihkan gigi dengan cepat. Untuk memutihkan gigi dengan baking soda ini maka Anda dapat mencampurkan baking soda dengan air perasan jeruk lemon hingga menjadi seperti pasta. Setelah itu, gosokan pasta tersebut pada gigi dengan bantuan sikat gigi selama kurang lebih 1 menit. Bilas dengan cara berkumur hingga bersih dan lihat sendiri perbedaannya.

Menghilangkan Bau Badan

Percaya atau tidak, baking soda ini dapat juga digunakan sebagai pengganti deodorant untuk menghilangkan bau badan. Baking soda diketahui dapat menetralkan zat asam dan juga basa yang terdapat pada tubuh khususnya ketiak, sehingga tidak mengeluarkan aroma yang tidak sedap saat tubuh sedang berkeringat. Caranya pun sangat mudah yakni tinggal menaburkan baking soda pada ketiak seperti menggunakan bedak.

Bagaimana, sangat mudah bukan beberapa tips merawat kecantikan dengan baking soda di atas tadi? Cara merawat kecantikan tubuh tersebut juga dapat dilakukan dalam keseharian di rumah, sehingga tidak membuat siapapun harus mengunjungi salon atau klinik kecantikan saat ingin melakukan perawatan tubuh. Semoga membantu dan bermanfaat untuk Anda semua.

9 Penyebab Meningkatnya Kadar Gula Darah

9 Penyebab Meningkatnya Kadar Gula Darah
Duniainformasikesehatan.com - Ketahui berbagai macam penyebab meningkatnya kada gula darah dalam tubuh anda sehingga dapat meminimalisir resiko terjadinya diabetes. Ingat, sampai saat ini diabetes belum bisa disembuhkan, maka dari itu lebih baik mencegah dari pada mengobati. Jangan sampai terlambat.

Untuk mengetahui apa saja yang menjadi penyebab meningkatnya kadar gula darah anda bisa melihat informasi selengkapnya dibawah ini :

1. Kafein

Kadar gula darah dapat meningkat setelah mengkonsumsi kopi, bahkan kopi hitam yang sama sekali tidak mengandung kalori, karena adanya kafein. Selain itu, teh hitam, teh hijau, minuman energi lainnya juga dapat mengganggu kadar gula darah penderita diabetes. Akan tetapi, setiap orang memiliki reaksi yang berbeda-beda, jadi sebaiknya anda mengenali reaksi tubuh anda terhadap berbagai makanan dan aktivitas. Sebenarnya, berbagai zat lain di dalam kopi dapat membantu mencegah terjadinya diabetes tipe 2 pada orang yang sehat.

2. Makanan Bebas Gula

Banyak makanan yang bertuliskan bebas gula juga dapat meningkatkan kadar gula darah anda karena makanan tersebut masih mengandung berbagai jenis karbohidrat, seperti tepung, lemak, dan serat.

Periksalah jumlah karbohidrat pada bungkus makanan anda sebelum mengkonsumsinya. Selain itu anda juga harus mewaspadai gula lainnya seperti sorbitol dan xylitol. Keduanya merupakan pemanis dengan kadar karbohidrat yang lebih rendah daripada gula (sukrosa), tetapi tetap dapat meningkatkan kadar gula darah anda.

3. Mengkonsumsi "Chinese Food"

Berbagai jenis makanan yang mengandung banyak lemak dapat menyebabkan kadar gula darah anda tetap tinggi lebih lama daripada biasanya. Pizza, kentang goreng, chinese food, dan berbagai makanan lain yang mengandung banyak karbohidrat dan lemak juga memiliki efek yang sama. Periksalah kadar gula darah anda sekitar 2 jam setelah makan untuk mengetahui bagaimana makanan tersebut mempengaruhi kadar gula darah anda.

4. Menderita Flu Berat

Kadar gula darah anda akan meningkat saat tubuh anda berusaha untuk melawan berbagai infeksi. Konsumsilah cukup air putih dan berbagai jenis cairan lainnya untuk mencegah terjadinya dehidrasi.

Segera hubungi dokter anda bila anda mengalami diare atau muntah selama lebih dari 2 jama atau bila anda telah sakit selama 2 hari dan tidak membaik.

Berbagai jenis obat-obatan seperti antibiotika dan dekongestan untuk mengatasi sinusitis (radang sinus) juga dapat mempengaruhi kadar gula darah anda.

5. Stress

Rasa stress, tidak bahagia, dan lelah juga dapat mempengaruhi kadar gula darah anda. Saat stress, tubuh anda akan melepaskan hormon yang dapat menyebabkan peningkatan kadar gula darah. Hal ini lebih sering terjadi pada penderita diabetes tipe 2 dibandingkan dengan penderita diabetes tipe 1. Belajarlah melakukan yoga atau meditasi untu mengurangi rasa stress anda.

6. Mengkonsumsi Buah Kering

Buah-buahan memang baik bagi kesehatan anda, akan tetapi waspadai buah-buahan kering. Buah kering mengandung lebih banyak karbohidrat walaupun dalam porsi kecil. 2 sendok teh kismis atau cranberi kering atau chery kering mengandung karbohidrat yang sama dengan buah kecil. 3 butir kurma mengandung sekitar 15 g karbohidrat.

7. Menggunakan Obat Golongan Steroid dan Diuretika

Obat golongan kortikosteroid seperti prednison dapat menyebabkan peningkatan kadar gula darah dan bahkan dapat memicu terjadinya diabetes pada beberapa orang. Obat golongan steroid sering digunakan untuk mengatasi alergi, radang sendi, asma, dan berbagai gangguan kesehatan lainnya.

Obat golongan diuretika yang digunakan untuk mengatasi tekanan darah tinggi juga dapat meningkatkan kadar gula darah anda bila anda menderita diabetes. Beberapa jenis antidepresan juga dapat meningkatkan atau menurunkan kadar gula darah anda.

8. Pengunaan Obat Flu

Dekongestan yang terdiri dari pseudoefedrin atau fenilefrin dapat meningkatkan kadar gula darah anda. Beberapa jenis obat flu kadang juga mengandung gula atau alkohol.

9. Penggunaan Pil KB

Pil KB yang mengandung estrogen dapat mempengaruhi respon tubuh anda terhadap insulin. Akan tetapi, wanita penderita diabetes tetap dapat menggunakan pil KB. KB suntik dan implan juga dapat digunakan oleh penderita diabetes, walaupun dapat mempengaruhi kadar gula darah anda.

Hal ini bukan berarti anda tidak boleh mengkonsumsi karbohidrat sama sekali, anda hanya perlu membatasi jumlahnya agar tidak terjadi peningkatan kadar gula darah yang terlalu tinggi.

Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang

Sumber: Medicinenet via Dokter.id

Rabu, 09 November 2016

Jangan Abaikan 7 Tanda Terjadinya Kerusakan Saraf Pada Tubuh Berikut Ini!

Jangan Abaikan 7 Tanda Terjadinya Kerusakan Saraf Pada Tubuh Berikut Ini!
Duniainformasikesehatan.com - Tentunya tidak semua orang akan mengetahui berbagai gejala atau tanda terjadinya kerusakan saraf pada tubuh. Fakta bahwa sistem saraf yang ada dalam tubuh manusia merupakan salah satu bagian terpenting dalam tubuh tentunya tidak dapat kita pungkiri. Karena tanpa saraf, maka dipastikan bahwa tubuh kita pun tidak akan dapat berfungsi dengan baik.

Hal tersebut biasanya kerap luput dari perhatian seetiap orang pada umumnya. Tidak banyak kalangan yang memperhatikan fungsi saraf dengan baik untuk kelangsungan kesehatan tubuhnya. Padahal saat sistem saraf mengalami gangguan atau terdapat kerusakan, maka kondisi tersebut akan mempengaruhi kinerja seluruh organ tubuh hingga menyebabkan komplikasi kesehatan.

Untuk itulah tentu tidak ada salahnya jika Anda memperhatikan kondisi saraf yang terdapat pada tubuh Anda sendiri. Khususnya yakni pada berbagai macam tanda terjadinya kerusakan saraf. Adapun beberapa gejala atau tanda terjadinya kerusakan saraf yang harus diwaspadai adalah sebagai berikut.

Gejala Kaku Pada Bagian Tubuh

Kurangnya pasokan atau aliran darah ke bagian tertentu karena kerusakan saraf maka akan berdampak pada kekakuan atau bagian tubuh yang terasa kaku dan sulit digerakan. Saat Anda kerap mengalami gejala seperti kesulitan dalam bergerak, maka sebaiknya tidak diabaikan dan segera memeriksakan pada ahli medis.

Baca Juga : Sering Merasakan Kedinginan? Mungkin ini Penyebabnya...

Gejala Mati Rasa

Selain kaku, salah satu kejadian yang biasanya terjadi karena kondisi kerusakan saraf adalah kerap mengalami mati rasa pada bagian tubuh tertentu. Biasanya kondisi tersebut akan terjadi pada bagian kaki atau tangan. Karena saat kondisi saraf rusak, maka secara otomatis lairan darah ke bagian tubuh tersebut pun tidaklah lancar.

Hilang Keseimbangan

Tanda atau gejala seperti kerap kehilangan keseimbangan juga sebaiknya diwaspadai sebagai salah satu gejala kerusakan saraf. Karena saat saraf mengalami gangguan atau bahkan kerusakan, maka koordinasi antara otak dengan organ tubuh pun tidak akan berlangsung baik. Salah satu dampaknya yakni tubuh akan lebih sering kehilangan keseimbangan.

Gejala Rasa Nyeri

Ketika melakukan aktifitas seperti berlari, berjalan, atau tengah melakukan aktifitas lainnya, lalu merasa nyeri pada bagian kaki atau punggung, maka kondisi tersebut juga sebaiknya di waspadai sebagai salah satu gejala kerusakan saraf. Dalam kondisi ini, biasanya saraf statik pada tubuh mengalami kerusakan atau dikompresi.

Keringat Berlebihan

Selain merupakan indikasi dari jenis penyakit lain, kerap mengeluarkan keringat berlebihan juga dapat disebabkan oleh rusaknya jaringan saraf yang ada di dalam tubuh. Terlebih jika keluarnya keringat berlebihan tersebut terjadi tanpa sebab yang jelas atau tanpa beraktifitas. Maka dari itu segeralah periksakan kondisi tersebut dan sebaiknya jangan diabaikan.

Sering Buang Air Kecil

Seperti yang telah dijelaskan pertama tadi, bahwa kerusakan saraf memang dapat menimbulkan komplikasi berbagai macam penyakit. Salah satu gejala kerusakan saraf juga dapat dilihat dari kebiasaan buang air kecil. Saat tubuh tidak dapat mengendalikan urin di dalam kandung kemih, maka terdapat kemungkinan adanya kerusakan saraf pada bagian area kandung kemih.

Baca Juga : Inilah Ragam Manfaat Buah Nangka Bagi Kesehatan Tubuh Kita

Sering Sakit Kepala

Hampir di setiap tubuh kita akan memiliki saraf, tidak terkecuali pada bagian penting seperti kepala. Saat Anda kerap merasakan sakit kepala yang intens, maka hal tersebut sebaiknya jangan di abaikan dan harus di waspadai. Karena terdapat kemungkinan terjadi kerusakan saraf pada jaringan otak, yang membuat kepala kerap merasakan sakit tanpa penyakit yang jelas.

7 tanda terjadinya kerusakan saraf pada tubuh di atas tadi merupakan hal yang harus diwaspadai dalam keseharian. Tentunya lebih baik mencegah sedini mungkin dibandingkan kita harus mengobati penyakit yang terhitung sulit disembuhkan. Semoga informasi kesehatan di atas dapat menjadi sumber referensi yang bermanfaat untuk Anda semuanya.

Inilah 6 Manfaat Jahe untuk Kecantikan yang Jarang Diketahui!

Inilah 6 Manfaat Jahe untuk Kecantikan yang Jarang Diketahui!
Duniainformasikesehatan.com - Apakah Anda sudah mengetahui beragam manfaat jahe untuk kecantikan wajah? Ya, salah satu rempah yang kerap digunakan untuk bumbu masak ini memang memiliki segudang manfaat untuk tubuh kita. Tidak hanya untuk kesehatan tubuh, ternyata jahe juga memiliki banyak manfaat untuk kecantikan, khususnya pada kulit wajah.

Dibandingkan perawatan dengan kosmetik kecantikan modern, sebenarnya penggunaan bahan-bahan alami disinyalir lebih aman dan tidak menimbulkan efek samping negatif pada tubuh. Salah satunya menggunakan jahe, lebih dari 40 jenis kandungan antioksidan yang terdapat di dalamnya diyakini dapat bermanfaat untuk perawatan kecantikan.

Penasaran dengan ragam manfaat tersebut? Berikut ini adalah manfaat jahe untuk kecantikan yang dapat kita ketahui bersama.

Mengatasi Jerawat di Wajah

Kandungan toner dan antioksidan yang tinggi pada jahe diketahui mampu mengatasi jerawat pada kulit wajah. Hanya saja untuk mengatasi jerawat yang terdapat pada wajah ini biasanya jahe dicampur dengan beberapa bahan alami lain seperti air perasan jeruk lemon serta madu murmi alami yang masih asli. Campuran masker jahe ini diyakini dapat membersihkan kulit yang kotor hingga mencegah jerawat timbul di kulit wajah.

Baca Juga : Jangan Anggap Sepele dan Waspadalah Pada Ciri Penyakit Ginjal Ini!

Menghilangkan Bekas Luka

Selain mengatasi jerawat pada kulti wajah, jahe juga ternyata dapat menghilangkan bekas luka seperti contohnya luka bekas jerawat. Hal teresebut diketahui karena di dalam jahe ini terdapat kandungan zat antiseptik yang cukup tinggi. Serta diyakini mampu membantu proses peremajaan kulit atau regenerasi kulit. Dengan penggunaan parutan jahe pada bekas luka di kulit secara rutin dan teratur, maka lama-kelamaan bekas luka pun akan pudar dan menghilang.

Menghaluskan Kulit

Salah satu manfaat jahe untuk kecantikan lainnya yakni dapat membantu menghaluskan kulit. Karena kandungan vitamin yang terdapat pada jahe ini memang dapat mengangkat sel kulit mati pada kulit, dengan begitu maka secara otomatis kulit akan menjadi lebih halus, cerah dan mulus. Namun tentu saja tidak hanya mengandalkan bahan alami seperti jahe, akan tetapi dibantu juga oleh bahan alami lain sepeti garam halus.

Menumbuhkan Rambut

Selain untuk perawatan kulit, jahe juga dapat digunakan untuk melakukan perawatan rambut. Kandungan nutrisi dan antioksidan yang terdapat di dalam jahe diyakini mampu membantu proses regenerasi rambut, mencegah kerusakan pada rambut, hingga membantu melancarkan peredaran darah yang terdapat pada kulit kepala. Dengan perawatan rutin dan teratur menggunakan jahe, maka rambut pun dapat tumbuh lebih lebat dan kuat.

Detoks Pengusir Racun di Kulit

Manfaat lain dari rutin dan teratur melakukan perawatan menggunakan jahe adalah dapat membantu membuang toksin yang terdapat pada kulit. Karena seperti yang telah kita ketahui bersama, bahwa sebagian toksin yang terdapat di dalam tubuh akan dibuang melalui keringat yang keluar dari pori-pori. Dengan kandungan antioksidan serta antiseptik yang tinggi pada jahe, maka beragam toksin yang terdapat pada kulit pun akan terbuang dengan mudah.

Baca Juga : Inilah Ragam Manfaat Buah Nangka untuk Kesehatan Tubuh Kita

Menghilangkan Selulit Pada Kulit Tubuh

Kerap menggunakan jahe untuk menghaluskan kulit juga diketahui dapat membantu menghilangkan selulit yang terdapat pada kulit tubuh. Memang tidak akan langsung menghilangkan selulit pada kulit tubuh. Namun dengan perawatan yang rutin dan teratur, kandungan antioksidan serta nutrisi lain yang terdapat pada jahe akan membantu menyamarkan selulit bahkan hingga menghilangkannya.

Itulah 6 manfaat jahe untuk kecantikan tubuh yang mungkin masih jarang diketahui oleh banyak orang. Sebenarnya melakukan perawatan untuk kecantikan tentu saja tidak harus selalu menggunakan beragam jenis kosmetik yang mahal. Akan tetapi dapat juga menggunakan bahan-bahan alami, seperti salah satu contohnya adalah menggunakan jahe.

Sering Merasa Kedinginan? Mungkin ini Penyebabnya...

Sering Merasa Kedinginan? Mungkin ini Penyebabnya...
Duniainformasikesehatan.com - Pernahkah Anda merasa kedinginan, padahal cuaca sedang hangat dan tak seorang pun di dekat Anda yang merasakan dingin seperti Anda? Normalkah ini atau ini pertanda ada yang tak beres dengan sistem tubuh Anda?

Menurut Roshini Rajapaksa, MD, asisten profesor kedokteran di NYU School of Medicine, umumnya wanita cenderung merasa lebih dingin daripada pria. Pasalnya, wanita harus menghemat lebih banyak panas di sekitar organ vitalnya dan ini bisa menyebabkan tangan dan kaki terasa dingin.

Jika Anda memiliki kadar lemak tubuh yang relatif rendah, Anda mungkin akan merasa lebih dingin daripada orang lain di sekitar Anda. Tidak cukup tidur, kelelahan, metabolisme dan sirkulasi darah yang lambat juga bisa menyebabkan kedinginan.

Dehidrasi adalah kemungkinan lainnya. Air membantu tubuh memertahankan panas dan melepaskannya lebih lambat untuk menjaga suhu tubuh agar tetap nyaman.

Kemungkinan penyebab lain adalah kurang zat besi atau vitamin B12. Keduanya berperan dalam kemampuan tubuh mengatur suhu. Selain itu, ada juga kemungkinan tiroid Anda kurang aktif.

Jika Anda merasakan dingin terutama di tangan dan kaki, paling besar kemungkinannya adalah itu karena masalah sirkulasi darah. Gangguan kardiovaskular adalah salah satu penyebabnya, contohnya pada penyakit Raynaud, di mana pembuluh darah menyempit secara ekstrem ketika tubuh Anda merasakan dingin.

Baca juga : 7 Mitos Tentang Tubuh Gemuk yang Perlu Anda Ketahui!

Jika kedinginan sering membuat Anda tidak nyaman, buatlah janji dengan dokter. Dokter dapat menentukan apakah rasa dingin itu memerlukan terapi sederhana, seperti Anda harus lebih sering berolahraga atau lebih banyak makan zat besi, atau itu adalah tanda penyakit yang lebih serius sehingga membutuhkan pengobatan yang lebih rumit.

Sumber : Kompas.com

Inilah Ragam Manfaat Buah Nangka Bagi Kesehatan Tubuh Kita

Inilah Ragam Manfaat Buah Nangka Bagi Kesehatan Tubuh Kita
Duniainformasikesehatan.com - Dapat mengetahui berbagai macam manfaat buah nangka bagi kesehatan tentu saja akan menjadi salah satu keuntungan tersendiri bagi Anda. Setiap buah-buahan pada umumnya tentu akan selalu memiliki beragam manfaat yang baik untuk tubuh. Namun walaupun begitu, tetap saja cara mengkonsumsinya harus diperhatikan dan sebaiknya tidak sembarangan.

Ya, karena segala sesuatu yang di konsumsi secara berlebihan tentu akan menimbulkan efek samping negatif pada tubuh. Tidak terkecuali pada buah nangka ini. Lalu, apa saja manfaat dari buah nangka ini? Untuk Anda yang ingin mengetahuinya, maka inilah beberapa manfaat buah nangka bagi kesehatan yang dapat kita ketahui bersama.

Anti Kanker

Percaya atau tidak, ternyata buah nangka dapat menjadi salah satu anti kanker jka di konsumsi secara rutin dan teratur. Pasalnya buah nangka ini diketahui memiliki kandungan fitonutrien seperti contohnya isoflavon, lignan, serta saponin yang dapat menjadi anti kanker. Kandungan saponin pada buah nangka diketahui dapat menjadi penangkal kanker usus besar serta leukimia, sedangkan kandungan isoflavon dan lignan dapat mengobati kanker endometrium.

Coba Juga : 5 Makanan ini Ternyata Bisa Membantu Menghilangkan Tidur Mendengkur

Sumber Energi Tubuh

Buah nangka juga diketahui memiliki banyak kandungan vitamin dan nutrisi, contohnya yakni karbohidrat dan juga vitamin B. Kandungan nutrisi dan vitamin tersebut dapat menjadi sumber energi yang kuat untuk tubuh. Karena vitamin B2 dan B12 yang terdapat pada buah nangka berfungsi untuk mengkonversi karbohidrat hingga menjadi energi. Selain itu, kandungan glikemik yang rendah pada buah nangka ini tidak akan menyebabkan penyakit diabetes.

Menjaga Kesehatan Mata

Selain memiliki kandungan karbohidrat dan vitamin B yang tinggi, buah nangka juga diketahui memiliki kandungan vitamin A yang cukup tinggi. Dengan kandungn vitamin A yang tinggi, maka buah nangka diyakini dapat meminimalisir risiko gangguan pada mata seperti contohnya degenerasi makula. Selain itu, kandungan vitamin A yang tinggi pada buah nangka juga dapat melindungi kornea mata hingga melawan infeksi.

Menjaga Kesehatan Tulang

Salah satu kandungan nutrisi baik yang dimiliki oleh buah nangka ini adalah zat magnesium, yang dikenal sangat baik untuk kesehatan tulang. Karena zat magnesium tersebut memang dapat memperkuat tulang serta dapat menjaga kesehatan tulang agar terhindar dari penyakit atau gangguan tulang seperti osteoporosis. Untuk itulah mengapa buah nangka ini dianjurkan untuk dikonsumsi oleh anak-anak dan juga remaja yang masih berada dalam fase pertumbuhan.

Menjaga dan Mengurangi Berat Badan

Buah nangka juga ternyata dikenal memiliki kandungan serat yang cukup tinggi. Sehingga dengan rutin dan teratur mengkonsumsi buah nangka, pencernaan tubuh pun akan menjadi lebih lancar. Selain itu, kandungan serat yang tinggi tersebut juga dapat membantu proses detoksifikasi pada tubuh kita. Dengan mengkonsumsi buah nangka, maka perut akan terasa kenyang sehingga akan menjauhkan dari kebiasaan ngemil yang membuat berat badan meningkat.

Baca Juga : 7 Mitos Tentang Tubuh Gemuk yang Perlu Anda Ketahui

Menjaga Kesehatan Kulit

Salah satu kandungan yang terdapat pada buah nangka dan juga sangat bermanfaat untuk tubuh kita adalah antioksidan yang cukup tinggi. Kandungan antioksidan ini dapat menangkal dan juga menetralisir radikal bebas yang berbahaya bagi tubuh. Dengan mengkonsumsi buah nangka ini, maka kulit akan terhindar dari permasalahan seperti penuaan dini serta keriput dan akan membuat kulit tampak lebih bercahaya.

Itulah beberapa manfaat buah nangka bagi kesehatan yang telah kita ketahui bersama. Dibalik rasanya yang manis, buah nangka juga ternyata memiliki banyak kandungan vitamin dan nutrisi yang sangat baik untuk tubuh. Semoga informasi manfaat buah-buahan di atas tadi dapat menjadi sumber referensi kesehatan yang bermanfaat untuk Anda semua.

Jangan Anggap Sepele dan Waspadalah Pada Ciri Penyakit Ginjal Ini!

Jangan Anggap Sepele dan Waspadalah Pada Ciri Penyakit Ginjal Ini!
Duniainformasikesehatan.com - Pada dasarnya memang tidak akan setiap orang akan mengetahui beragam ciri penyakit ginjal. Jika tidak diperhatikan dengan baik, ciri-ciri dari penyakit ini memang tidak akan mudah terdeteksi oleh kita. Pasalnya tanda atau gejalanya sendiri memang tidak terlihat signifikan dan kerap dianggap sebagai gejala biasa saja.

Akan tetapi jika Anda sayang dengan tubuh Anda, maka mulai saat ini perhatikanlah kondisinya jika saja ada yang mulai terasa berbeda. Karena jika sudah menderita penyakit seperti penyakit ginjal, maka dipastikan akan sulit disembuhkan bahkan memicu komplikasi dengan penyakit lain. Bagi Anda yang belum mengetahui cirinya, maka inilah beberapa ciri penyakit ginjal.

Sesak Nafas

Salah satu gejala yang harus di waspadai dari penyakit ginjal adalah sesak nafas. Kondisi ini biasanya terjadi karena sisa cairan hasil metabolisme tubuh tidak seluruhnya terbuang dan mengendap bahkan hingga ke paru-paru. Hal tersebutlah yang menyebabkan sesak nafas tiba-tiba bahkan dapat berlangsung lama jika cairan tersebut tidak di keluarkan.

Baca Juga : Cara Mengatasi dan Menghindari Diri Dari Depresi

Anemia / Kurang Darah

Saat tubuh kekurangan oksigen, maka terdapat kemungkinan jika sel darah merah di dalam tubuh pun akan ikut berkurang. Hal tersebut karena oksigen memiliki peran serta yang kuat terhadap tingkat produksi sel darah merah di dalam tubuh. Sehingga saat asupan oksigen berkurang, maka sudah tentu produksi sel darah merah pun akan menurun dan menyebabkan anemia.

Mudah Lelah

Kondisi ini mungkin dapat dikatakan sebagai lanjutan dari gejala anemia tadi. Saat tubuh kekurangan sel darah merah, maka sudah tentu tubuh akan terasa lemas dan mudah lelah. Hal tersebut juga berhubungan dengan kurangnya asupan oksigen yang berfungsi untuk memecah makanan menjadi energi. Saat asupan energi hanya sedikit maka tubuh pun akan mudah lelah.

Nyeri di Sekitar Pinggang

Salah satu ciri lain dari penyakit ginjal adalah mulai merasa nyeri atau sakit di area sekitar pinggang walaupun tidak pernah beraktifitas berat. Hal tersebut dikarenakan mulai terdapat batu ginjal yang menyumbat di ureter atau saluran kemih. Saat batu ginjal tersebut semakin besar, maka rasa nyeri pada pinggang pun biasanya akan semakin meningkat.

Nyeri Saat Buang Air Kecil

Selain nyeri di bagian pinggang, gejala penyakti ginjal juga dapat di cirikan dengan adanya rasa nyeri saat buang air kecil. Kondisi tersebut tentu saja karena adanya penyumbatan saluran kemih karena batu ginjal dan menyebabkan penekanan pada bagian tersebut yang pada akhirnya menimbulkan rasa nyeri saat buang air kecil.

Sirkulasi Urin Tidak Menentu

Saat urin berkurang atau urin berlebihan, maka sebaiknya di waspadai karena terdapat kemungkinan bahwa kondisi ginjal sudah tidak sehat lagi. Jika sudah mengalami hal seperti terlalu sering atau bahkan jarang buang air kecil maka biasanya ginjal sudah tidak berfungsi dengan baik sehingga tidak mampu mengeluarkan sisa cairan hasil metabolisme tubuh.

Warna Urin Cenderung Keruh

Ciri dari kondisi ginjal yang sudah tidak sehat adalah perubahan warna pada urin. Jika ginjal sehat maka urin pun tidak akan berwarna atau bening. Sedangkan saat ginjal sudah mulai terganggu, maka warna urin biasanya akan mulai berubah mulai dari kuning pekat, keruh, bahkan hingga berawarna cokelat keruh karena bercampur dengan darah.

Baca Juga : 5 Makanan Ini Ternyata Bisa Membantu Menghilangkan Tidur Mendengkur

Bengkak Pada Pelupuk Mata

Saat pelupuk mata mengalami pembengkakan tanpa sebab yang jelas, maka hendaknya dapat diwaspadai sebagai salah satu ciri dari penyakit ginjal. Pelupuk maya yang membengkak ini diketahui disebabkan oleh cairan sisa metabolisme tubuh yang bercampur pada darah hingga membuat hampir seluruh tubuh membengkak termasuk pelupuk mata.

Jika Anda sudah mengalami beberapa gejala tersebut, maka hendaknya dapat mewaspadai hal tersebut sebagai ciri penyakit ginjal. Saat ada yang berbeda dari tubuh Anda, maka hendaknya janganlah dianggap sebagai hal biasa karena berpotensi menjadi ciri dari sebuah penyakit. Semoga informasi kesehatan di atas dapat menjadi sumber referensi yang bermanfaat.